Bagi Para Pecinta Buku, Berikut Tips Memilih Buku yang Bagus

Membaca merupakan kegiatan yang dapat mengasah otak dan menambah wawasan. Beberapa orang bahkan menjadikan kegiatan ini sebagai hobi. Membaca sendiri tak hanya terbatas pada buku pelajaran karena sejatinya ilmu bisa diperoleh dari mana pun termasuk jenis buku-buku lainnya. Berikut disajikan cara memilih buku yang bagus beserta rekomendasinya yang wajib diketahui para pecinta buku.

  • Ditulis oleh Penulis Ternama dan Menginspirasi

Buku yang berkualitas umumnya muncul dari pikiran-pikiran yang berkualitas pula. tidak heran jika dari sekian banyak buku yang ada, hanya beberapa yang dikategorikan tak pernah lekang oleh zaman. Penulis  Indonesia yang masuk dalam kategori ini seperti Pramoedya Ananta Toer atau sering disebut Pram, NH. Dini, Hamka, Chairil Anwar, Ahmad Tohari, dan beberapa nama lainnya. Nama-nama tersebut tetap langgeng karena mampu memberi hiburan sekaligus inspirasi.

  • Tulisannya Menarik

Buku berkualitas mempunyai tulisan yang menarik pecinta buku untuk membacanya, bahkan mengulangnya saat telah usai dibaca. Penulis terkenal mempunyai gaya tulisan masing-masing. seperti mampu mengaduk emosi hanya dengan kalimat yang pendek atau atau kalimat yang super panjang namun tidak membuat bosan. Yang pasti, penulis buku berkualitas selalu memberi tambahan ilmu dan wawasan bagi pembacanya.

  • Sampul yang Bagus dan Penerbit Berkualitas

Seorang avid reader umumnya menilai buku-buku berkualitas hanya dengan melihat penerbit dan desain sampulnya. Penerbit berkualitas memang hanya akan memilih tulisan yang epik untuk diterbitkan. Desain cover dan layout penerbit berkualitas juga tidak diragukan lagi daya tariknya.

Bagi Para Pecinta Buku, Berikut Tips Memilih Buku yang Bagus

Berikut beberapa buku yang menarik untuk Anda baca, antara lain:

  • Burung-burung Manyar – Y. B. Mangunwijaya

Karya Y. B. Mangunwijaya alias Romo Mangun sangat layak menjadi salah satu koleksi perpustakaan pribadi Anda. Meskipun terbit pada tahun 1981, Novel ini tetap dapat diterima dan dinikmati di masa kini. Buku ini akan membawa Anda merasakan masa era penjajahan Belanda, penjajahan Jepang, hingga Indonesia modern melalui kisah hidup Teto. Dibumbui rangkaian percintaan platonik, kisah cinta yang berakhir tak terduga.

  • Bumi Manusia – Pramoedya Ananta Toer

Koleksi buku hebat Anda belum lengkap tanpa “Bumi Manusia”. Di dalamnya Anda akan menemukan romansa percintaan yang mengiris hati. Tidak hanya itu, Anda juga disuguhi kisah kehebatan perempuan pribumi. Novel ini juga membuat pembacanya memahami arti menjadi manusia, hak, serta cara mempertahankannya.

  • Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan – Soe Hok Gie

Siapa sangka Buku “Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan” sebenarnya adalah tugas skripsi Soe Hok Gie. Namun isinya begitu menarik dan mencerahkan karena kata, data dan tulisannya diolah dengan sangat pintar. Kilasan satu sisi sejarah kelam bangsa ini tersaji lengkap dengan latar belakangnya.

Baca juga artikel menarik lainnya di bukukamus.com

  • Babad Tanah Jawi – Olthof, W. L

“Babad Tanah Jawa”. “Babad Tanah Jawa” mencatat sejarah setiap kerajaan dari era Hindu, Buddha, hingga era kerajaan Mataram Islam di Kartasura. Bisa dikatakan buku ini adalah ensiklopedia sederhana dari tanah Jawa. Buku ini cocok bagi pecinta buku yang suka cerita imajinatif dan asyik.

4 Kebiasaan Pecinta Buku yang Sering Dianggap Aneh Orang Lain

Meskipun Indonesia sendiri bukan sebuah negara dimana mayoritas masyarakatnya gemar membaca, namun bukan berarti tidak ada sama sekali seseorang yang benar-benar gemar dengan bahan bacaan ini, bahkan menjadi seorang pecinta buku, karena pada kenyataannya ada begitu banyak. Mayoritas bahkan adalah remaja sampai dengan usia remaja, dengan genre buku favorit juga terbilang sangat beragam, diantaranya ada yang menyukai koleksi ensiklopedi yang berbau dengan ilmu pengetahuan, mereka penggemar karya sastra semacam novel atau juga komik.

4 Kebiasaan Pecinta Buku yang Sering Dianggap Aneh Orang Lain 

Meskipun berbeda jenisnya, namun sebenarnya manfaat yang ditawarkan tetap sama, yaitu sebagai sumber ilmu, meskipun jumlah yang didapatkan dari setiap sajian tersebut berbeda-beda nilai ilmunya. Bagi sebagian orang pecinta buku mungkin akan tampak begitu aneh, karena memang memiliki beberapa jenis kebiasaan yang dipandang berbeda dengan orang lain, diantaranya adalah: 

  1. Menghabiskan banyak uang hanya untuk membeli buku, bukan sebuah rahasia lagi jika seandainya hal utama yang nantinya akan mereka beli ketika sudah gajian atau di awal bulan tak lain adalah sebuah buku, jika dibandingkan dengan fashionista yang hobby belanja atribut fashion atau mereka yang gemar dalam belanja produk make up. Orang lain akan memandang sia-sia menghabiskan uang untuk bahan bacaan yang habis sekali baca dan juga tak memberikan perubahan tampilan sama sekali.
  2. Menyesaki ruang dengan buku di dalam rumah, sebagaimana yang diketahui, mereka yang senang dengan bahan bacaan pastinya tak akan segan untuk mengisi sebagian besar ruangannya dengan buku-buku kesayangan bukan, karena memang inilah harta yang paling berharga untuknya. Orang-orang juga akan menganggap aneh, mengingat buku-buku ini tak akan bisa memberikan tampilan bagus untuk ruangan.
  3. Terlalu banyak menghabiskan waktu diperpus ataupun juga toko buku, kebiasaan yang akan sering dilakukan oleh mereka pecinta bahan bacaan jika ada waktu senggang pastinya akan datang ke perpustakaan atau jika tidak maka nongkrong di toko buku, meskipun belum tentu nantinya akan berbelanja disana, hanya sekedar melihat-lihat sudah senang.
  4. Sering mengikuti komunitas pecinta literasi, sesuai dengan tujuan atau arah hidup mereka, umumnya pergaulan juga tak jauh-jauh dari hal-hal yang berbau bahan bacaan, diantaranya adalah dengan mengikuti sebuah komunitas pecinta literasi ini, dimana di dalamnya juga berisi orang-orang kutu buku. Namun dengan ini mereka justru bisa saling sharing terkait dengan koleksi terbaru dan juga bahan bacaan yang recommended untuk dibaca.

Meskipun bagi sebagian orang aneh, namun kenyataannya sebagai pecinta buku kegiatan-kegiatan tersebut lebih normal dan bermanfaat dilakukan dibandingkan dengan hal-hal lainnya yang tidak penting. Bahkan dengan membaca ini mereka bisa memiliki dunia tersendiri yang membuatnya lebih terhibur.

13 Julukan Spesial bagi Pecinta Buku, Termasuk Jenis Manakah Anda?

Setiap orang mempunyai hobi yang berbeda-beda. Salah satunya yakni membaca buku. Nah, ternyata ada beberapa julukan spesial bagi para pecinta buku loh. Beberapa istilah berikut mungkin pernah Anda temukan dalam bacaan yang telah dilahap selama ini. Atau, Anda justru memang telah dilabeli salah satu darinya. Apa saja?

13 Julukan Spesial bagi Pecinta Buku, Termasuk Jenis Manakah Anda?

Tsundoku

Sebutan ini disematkan bagi mereka yang suka membeli buku tapi tak pernah membaca buku-buku tersebut. Sehingga buku yang sudah dibeli hanya dijadikan sebagai bahan pajangan.

Bibliophile

Bibliophile merupakan istilah bagi mereka yang benar-benar mencintai buku baik untuk dibaca maupun dikoleksi. Meskipun begitu, kecintaannya masih dapat dikatakan wajar. Misalnya hanya mengumpulkan beberapa buku yang memang dibaca dan merawatnya sebaik mungkin. Atau, menjadikan beberapa rak dikamar sebagai perpustakaan pribadi. Bisa juga rela menukar uang yang dimiliki dengan buku favorit.

Bibliokleptomania

Bibliokeptomania adalah sebutan bagi orang yang cenderung lupa mengembalikan buku yang dipinjam atau memang sengaja tidak mengembalikannya bahkan berniat mencurinya. Umumnya disebabkan tidak mampu membeli buku yang diinginkan.

Book Sniffer

Sebutan ini ditujukan pada orang-orang yang suka membaui aroma buku. Baik aroma khas buku baru maupun buku lama yang usang. Akan timbul kesenangan tersendiri ketika aroma tersebut tercium hidung.

Bibliomania

Istilah ini khusus bagi mereka yang terobsesi terus menerus mengumpulkan buku hingga koleksinya menumpuk. Bahkan ada beberapa buku yang sama sekali tidak dibaca. Terkadang hal ini juga dijadikan pelarian dari hubungan sekitar yang kurang harmonis.

Bibliotaphs

Istilah ini merujuk pada mereka yang memilih menyembunyikan buku-bukunya dari orang lain. Bukan karena pelit dan tidak mau meminjami, namun lebih cenderung pada takut jika kelak bukunya menjadi rusak atau justru hilang.

Biblioarti

Istilah ini disematkan ketika seseorang mempunyai kekaguman berlebih pada buku sampai berkeinginan kuat untuk melindunginya.

Bibliognost

Seseorang yang mengetahui suatu buku sampai detail seperti hafal daftar pustaka hingga isi dari setiap halaman berarti termasuk Bibliognost.  

Bibliopegy

Bibliopegy lebih kepada suatu praktek atau teknik penyampulan buku. Di Eropa, praktek ini sudah terjadi sejak berabad-abad lalu.

Abibliophobia

Abibliophobia biasanya akan membeli buku dalam jumlah banyak sekaligus karena mereka akan merasa frustasi bila tidak ada bahan yang akan dibaca.

Bibliobibuli

Bibliobibuli adalah sebutan bagi orang yang berdaya baca di atas rata-rata. Misalnya dia dapat menyelesaikan satu novel tebal dalam waktu beberapa jam saja sedangkan orang normal membutuhkan waktu hingga dua hari paling cepat.

Librocubicularist

Para pecinta buku pasti pernah menjadi Librocubicularist, kondisi dimana seseorang gemar membaca buku di tempat tidur.

Bookworm

Bookworm sekilas mirip dengan Bibliophile. Namun, seorang Bookworm tidak sampai memiliki keinginan sekuat seorang Bibliophile untuk mengoleksi buku-buku tersebut.

Jika Anda pecinta buku, istilah manakah yang sesuai untuk menggambarkan diri anda?