Tips Koleksi Buku Terbaik Tanpa Habiskan Banyak Uang

Berbicara mengenai sebuah bahan bacaan, di Indonesia sendiri sebenarnya produksi lebih banyak pada novel atau cerita fiksi dibandingkan dengan bacaan yang sarat akan ilmu pengetahuan, mengingat kebiasaan dari masyarakatnya sendiri yang kurang senang membaca buku pengetahuan, melainkan lebih tertarik pada bacaan yang santai dan menghibur. Anda sendiri mungkin memiliki kebiasaan yang sama, lebih senang dengan bahan bacaan yang menghibur dibandingkan dengan buku terbaik untuk pendidikan.

Sebenarnya bukan masalah toh novel sendiri terkadang juga menyisipi isi di dalamnya dengan sebuah ilmu baru bagi yang membacanya. Beberapa orang memiliki kecenderungan tak hanya senang di dalam membaca saja, melainkan juga koleksi bahan bacaan yang diminati tersebut, sehingga di dalam rumahnya sendiri pastinya ada banyak sekali rak yang terisi dengan berbagai jenis buku. Baik itu yang genrenya ilmu pengetahuan, hiburan, komik dan yang lainnya.

Mengoleksi buku terbaik sangat mungkin untuk Anda lakukan, tentunya dengan pengeluaran yang sebanding pula. Namun ada cara mudah dalam mengoleksi buku, tetapi tak harus keluarkan terlalu banyak uang, diantaranya adalah:

  1. Berburu buku bekas, jika terlalu mahal ketika Anda harus membeli buku yang masih baru, maka tak ada salahnya untuk berbelanja buku-buku bekas, produknya bisa dengan mudah didapatkan di pasaran buku loak, tentunya masih banyak yang dijual dalam kondisi bagus, harganya jauh lebih miring, bahkan Anda bisa mendapatkan dengan setengah harga.
  2. Mengikuti bedah buku, acara semacam ini sering kali diadakan oleh penulis, dimana mereka akan menyampaikan isi apa sajakah yang ada dalam buku tersebut, begitu juga tak jarang yang akan memberikan kesempatan untuk bertanya, mereka yang bertanya nantinya berkesempatan dapatkan hadiah buku tersebut.
  3. Mengoleksi lebih murah salah satunya juga bisa dengan membeli langsung dari pengarangnya, banyak diantara buku bagus yang tak dijual di toko ternama, karena memang mereka tak bekerjasama dengan sebuah perusahaan penerbitan tertentu, Anda dapat memesan langsung dari pengarangnya tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan membelinya langsung ke toko.
  4. Belanja buku online juga bisa jadi lebih murah, sistem penjualan secara online ini memungkinkan konsumen untuk memilih lebih banyak bahan bacaan dan banding-bandingkan harga lebih mudah.
  5. Beli buku di akhir tahun, diskon besar-besaran akan diadakan setiap akhir tahun, dimana bukan hanya produk pakaian atau barang elektronik saja yang ditawarkan dengan harga miring, melainkan juga berbagai jenis buku, baik itu buku pelajaran maupun buku fiksi.

Itulah cara mudah untuk bisa mengoleksi banyak buku terbaik namun tidak harus keluarkan banyak uang. Mengoleksi buku bisa diwariskan hingga ke generasi selanjutnya, jika dirawat dengan baik.

 

Berkenalan dengan 4 Ciri Buku Terbaik yang Pantas untuk Dimiliki

Selektif dalam memilih bahan bacaan akan membantu mendapatkan banyak manfaat maka usahakan memilih buku terbaik sebagai bahan bacaan Anda. Apa yang Anda baca sudah tentu akan mempengaruhi pola pikir dan kemudian kepada tingkah laku. Semakin baik dan berkualitas buku yang dikonsumsi sehari-hari maka dampaknya akan semakin baik. Sayangnya tidak semua orang memiliki kompetensi yang cukup untuk menentukan kualitas sebuah buku apakah baik dan cocok untuk dibaca atau tidak. Padahal efeknya sangat besar maka kehati-hatian dalam memilih buku ternyata vital untuk dilakukan.

Kenali Ciri-ciri Bahan Bacaan yang Baik

Buku yang Anda beli bisa dibaca sendiri ataupun dibaca oleh anak di rumah dan tetangga atau teman yang kebetulan meminjam. Mengingat apa yang kita baca menentukan pola pikir maka dianjurkan memilih bahan bacaan yang baik. Berikut ciri-cirinya supaya lebih mudah memilih:

  • Tema yang cocok dengan kebutuhan dan usia,

Buku terbagi ke dalam beberapa jenis dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta usia Anda selaku pembacanya. Jika memerlukan buku politik maka jangan dulu membeli novel supaya buku tersebut manfaatnya tepat. Kemudian usia pun perlu diperhatikan, sebab ada kalanya isi buku hanya cocok dikonsumsi usia tertentu.

  • Isi yang menarik dan enak dibaca,

Pernahkah menjumpai buku yang ketika dibaca terasa membosankan dan enggan membuka lembar berikutnya? Dijamin pernah menjumpainya dan termasuk jenis buku membosankan, sehingga Anda butuh buku terbaik sebagai pengganti. Usahakan memilih buku tidak hanya berdasarkan harga yang pas dan sampul yang terlihat menarik. Kenali kualitas isinya dengan membaca bab pertama, dan jika di awal sudah enak dibaca maka buku tersebut memang layak sekali untuk dimiliki.

  • Muatan yang tidak mengandung unsur sesat,

Tidak semua buku yang terparkir di rak toko buku adalah buku yang baik dan cocok dibaca semua orang di segala usia. Kadang kala Anda bisa menjumpai buku yang isinya terbilang sesat atau memutar balikan fakta. Misalnya saja berisi mengenai terorisme yang mengajak pembaca untuk melakukan hal yang sama seperti himbauan penulis. Muatan yang keliru dan sesat namun masih saja dibaca sampai tandas bisa membuat otak tercuci dan efeknya berbahaya.

  • Mencari buku yang memang berbobot,

Buku dikatakan baik jika berbobot, dalam artian isi di dalamnya memang membahas suatu tema secara mendetail. Misalnya saja seperti buku ilmu pengetahuan yang membahas mengenai UN, baiknya tidak hanya memaparkan teori saja. Melainkan juga menyediakan contoh soal yang beragam sebagai bahan latihan sehingga isi buku memberi manfaat maksimal. Ada baiknya membuka buku yang segel nya sudah terbuka untuk mengecek kualitas isinya agar tidak keliru, sehingga memastikan mendapatkan buku terbaik.

4 Pertimbangan untuk Bisa Mendapatkan Buku Terbaik Sehingga Tidak Menyesal Memilikinya

Untuk mendapatkan buku terbaik sudah tentu dalam memilih Anda akan memperhitungkan beberapa hal sebagai pertimbangan. Kondisi ini lumrah dilakukan mengingat saat memasuki toko buku manapun pilihannya hampir satu gedung dan ada ribuan jenis buku di dalamnya. Bagi pecinta buku tentu sering kalap dan menghabiskan isi dompet untuk memindahkan buku dari toko ke rak di rumah supaya bisa dibaca dengan leluasa. Sayangnya membeli seluruh isi toko kadang terasa berat apalagi harga untuk satu judul buku saja kadang tidak cukup hanya Rp 50 ribu.

Pertimbangan dalam Memilih Buku

Pernahkah Anda membeli buku dan kecewa usai dibaca isinya? Nah, kemungkinan ini bisa terjadi pada siapa saja bahkan bagi Anda yang memang sudah lama memiliki hobby untuk membaca. Memanglah lumrah namun bukan berarti tidak bisa dihindari, untuk itu memilih buku perlu pertimbangan sebagai berikut:

  • Cek antara judul dan sinopsis,

Siapa bilang memilih buku bisa asal cocok dengan judulnya? Jangan salah, sebab judul yang menarik belum tentu isinya semenarik judul yang menggoda tersebut. Pertimbangkan untuk mengecek sinopsis yang tercantum di bagian belakang buku sebagai pertimbangan. Sinopsis yang menarik memang sering memberikan buku yang berkualitas.

Baca Juga : Kamu suka membaca buku? Beli online saja

  • Reputasi penulis atau pengarangnya,

Jangan terlupa pula untuk mengetahui penulis atau pengarang buku tersebut, sebab buku terbaik biasanya dikarang oleh penulis terbaik pula. Memang tidak dapat dipungkiri semua orang bisa saja menerbitkan sebuah tulisan namun yang paham cara penyampaian yang baik hanya segelintir saja. Setiap penulis memiliki ciri khas dalam setiap tulisan yang dibuatnya, bisa jadi Anda cocok dengan beberapa penulis saja. Maka mengecek reputasi penulis penting dilakukan sebab buku yang laris dari seorang penulis mencerminkan kualitasnya.

  • Penerbit yang mencetak buku tersebut,

Reputasi penerbit rupanya ikut andil bagian dalam menentukan kualitas sebuah buku, di Indonesia sendiri ada beberapa penerbit ternama. Bahkan di kalangan penulis mengakui untuk menembus penerbit tertentu dibutuhkan hasil karya yang memang dibuat dengan teliti. Penerbit biasanya memiliki standar tersendiri dalam memilih sebuah karya tulisan, ada yang fokus mengambil cerita roman, teenlit, dan kadang buku pegangan anak sekolah dan kuliah

  • Harga setiap bukunya,

Pertimbangan selanjutnya adalah soal harga, penting sekali untuk diperhatikan sebab buku bagus dan memang bermutu umumnya lumayan mahal. jika menjumpai buku yang tidak terlalu tebal harganya lumayan bisa jadi isinya sangat berkualitas. Namun, bukan berarti Anda bisa asal membeli baiknya disesuaikan dengan isi kantong ada berapa. Penting sekali untuk dilakukan supaya tidak hanya puas melihat sampul dan membaca sinopsisnya. Banyak orang rela menabung dulu untuk membeli buku terbaik sebab tidak pernah menyesal sudah membaca isinya.

5 Panduan Membeli Buku Terbaik untuk Hiburan

Sebagian sekecil diantara masyarakat Indonesia memang memiliki kegemaran di dalam membaca, baik itu bacaan yang sifatnya adalah hiburan maupun yang berbau ilmu ensiklopedia. Kesadaran dalam membaca memang masih sangat kurang, padahal sebenarnya manfaat yang diberikan dengan Anda rajin membaca sangatlah banyak, tak hanya untuk memperluas ilmu saja, melainkan juga baik bagi kesehatan. Anda bisa memulainya dengan mengoleksi buku terbaik sesuai dengan kegemaran. Paling tidak dibaca 1 atau 2 lembar perhari, hal-hal semacam ini bisa meningkatkan minat Anda terhadap literatur.

Kebiasaan membaca agaknya memang harus ditanamkan sedini mungkin bagi anak-anak, misalnya saja dengan sering mengajaknya datang ke perpustakaan, hal ini nantinya akan membuat mereka menggemari buku, bahkan tanpa disuruh koleksinya terhadap bahan bacaan pastinya menjadi sangat tinggi. Hanya saja tak banyak memang buku yang dijual di pasaran benar-benar tawarkan kualitas yang bagus, apalagi untuk seri buku cerita.

Khusus untuk Anda yang memang senang mengoleksi novel dan sejenisnya, maka berikut ini setidaknya ada beberapa tips dalam pemilihan buku terbaik untuk hiburan tersebut, diantaranya adalah:

Baca Juga: Kamu suka membaca buku? Beli online saja

  1. Sesuaikan dengan genre yang Anda sukai, hal yang sangat penting bagi Anda yang memang senang membaca buku hiburan atau cerita, maka pilihlah yang sesuai dengan genre yang disenangi, misalnya adalah romance, comedy, fantasy atau yang lainnya, dengan demikian maka akan membuat Anda puas ketika sudah membelinya.
  2. Pastikan untuk melihat sinopsis ceritanya terlebih dahulu, gambaran besar dalam sebuah cerita umumnya sudah dipaparkan secara lengkap pada bagian sinopsis atau summary yang ada di halaman paling belakang sampul buku tersebut. Jalan ceritanya bisa dilihat dari sini, sehingga jika Anda memastikannya menarik, apa salahnya untuk membeli.
  3. Pilih buku cerita yang tak hanya tawarkan hiburan saja, melainkan juga memberikan nilai pendidikan bagi Anda, diantaranya adalah dari jalan cerita tersebut nantinya Anda dapat melihat nilai sosial apa yang terkandung di dalamnya, dengan demikian maka Anda juga akan banyak belajar dari buku tersebut .
  4. Cobalah untuk membaca review dari orang lain, dengan adanya review ini akan menjadi keputusan Anda apakah akan membeli buku tersebut atau tidak, karena sebagian orang yang mereview akan memberikan gambaran besar apakah buku tersebut benar-benar layak dan direkomendasikan atau tidak untuk orang lain.
  5. Pertimbangkan buku yang best seller atau memiliki penjualan yang sangat tinggi, umumnya jenis buku yang semacam ini kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi, karena memang banyak orang yang senang dan membelinya.

Sedikit tips bagi Anda yang memang akan membeli buku terbaik untuk hiburan, berawal dari hobby membaca novel atau buku hiburan, maka lama kelamaan Anda bisa lebih hobby dalam membaca buku yang lainnya

 

Ulasan Buku Terbaik Bidang Filsafat: Buku Beyond Good and Evil Karya Nietzsche

Karya Beyond Good and Evil: Prelude to a Philosophy of the Future adalah  salah satu buku terbaik bidang filsafat yang ditulis oleh filsuf legendaris, Friedrich Nietzsche yang memperluas ide-ide dari karya sebelumnya, Zarathustra, dengan lebih kritis dan lebih mendalam. Buku Beyond Good and Evil pertama kali diterbitkan pada tahun 1886.

Dalam buku Beyond Good and Evil, Nietzsche menuduh filsuf masa lalu kurang akal kritis dan membabi buta dalam menerima tempat dogmatis dalam pertimbangan moralitas mereka. Secara khusus, ia menuduh mereka mendirikan sistem metafisik besar pada iman bahwa orang yang baik adalah kebalikan dari orang jahat, bukan hanya ekspresi yang berbeda dari impuls dasar yang sama yang menemukan ekspresi yang lebih langsung dalam orang jahat.

Salah satu buku terbaik di bidang filsafat kritis “Beyond Good and Evil” ini dalam arti meninggalkan moralitas tradisional yang subjek Nietzsche untuk kritik destruktif mendukung apa yang dianggapnya sebagai sebuah pendekatan afirmatif yang tanpa rasa takut menghadapi sifat perspektival pengetahuan dan kondisi berbahaya dari individu modern.

Dari empat “akhir-periode” tulisan-tulisan Nietzsche,  buku Beyond Good and Evil paling mirip dengan gaya aphoristic dari periode tengahnya. Di dalamnya ia memperlihatkan kekurangan dari yang biasanya disebut “filsuf” dan mengidentifikasi kualitas dari “filsuf baru”: imajinasi, pernyataan, orisinalitas, dan “penciptaan nilai.”

Dia kemudian menambahkan pengandaian kunci dari tradisi filosofis klasik seperti “kesadaran diri,” “pengetahuan”, “kebenaran,” dan “kehendak bebas,” menjelaskan mereka sebagai penemuan dari kesadaran moral. Di tempat mereka, ia menawarkan “kehendak untuk berkuasa” sebagai penjelasan dari semua perilaku; ini mengikat ke dalam “perspektif hidup,” yang ia menganggap sebagai “luar baik dan buruk,” menyangkal moralitas universal untuk semua manusia.

Baca Juga: Review ‘The Critique Of Pure Reason’ Buku Terbaik Bidang Filsafat

Dalam pembukaan dua bagian dari buku ini, Nietzsche membahas pada gilirannya para filsuf dari masa lalu, yang ia menuduh dari dogmatisme buta diganggu oleh prasangka moral yang menyamar sebagai pencari kebenaran obyektif; dan “roh bebas,” seperti dirinya, untuk menggantikan mereka.

Dia meragukan proyek filsafat masa lalu dengan bertanya mengapa kita harus ingin “kebenaran” daripada mengakui ketidakbenaran “sebagai kondisi kehidupan.” Dia menawarkan penjelasan sepenuhnya psikologis setiap filsafat masa lalu: setiap telah menjadi “memoar paksa dan tidak sadar” pada bagian dari penulis dan ada untuk membenarkan prasangka moralnya, yang sungguh-sungguh membaptis sebagai “kebenaran”.

Nietzsche keluar dari ajaran Stoic dari “hidup menurut sifat” sebagai menunjukkan bagaimana filsafat “menciptakan dunia dalam gambar sendiri” dengan mencoba resimen alam “menurut Stoa.” Tapi alam, sebagai sesuatu yang tidak terkendali dan “hilang tak terkira,” tidak dapat dizalimi atas dengan cara tirani Stoa atas diri mereka sendiri. Selanjutnya, ada serangan kuat pada beberapa filsuf individu. Seperti pada Cogitonya Filsuf Descartes mengandaikan bahwa ada Aku, bahwa ada kegiatan seperti ini sebagai pemikiran, dan yang Aku tahu apa yang dipikirkan.

Jika Anda tertarik pada bidang filsafat kritis, Anda harus membaca salah satu buku terbaik ini, yang ditulis oleh filsuf legendaris asal Jerman, Nietzsche.

Review The Great Gatsby Buku Terbaik Karya F.Scoot Fitzgerald

The Great Gatsby adalah sebuah novel  yang ditulis oleh penulis dan sastrawan  Amerika terpopuler F. Scott Fitzgerald, yang terbit pada tahun 1925. Salah satu buku terbaik Fitzgerald di zamannya dalam arus sastra modern di barat.  Buku ini menceritakan dan mengikuti salah satu tokoh karakter yang tinggal di kota fiksi West Egg di Long Island pada musim panas 1922. Cerita terutama menyangkut seorang yang masih muda dan jutawan, sosok misterius, penuh gairah Jay Gatsby dan obsesinya terhadap  Daisy Buchanan. Yang dianggap Fitzgerald magnum opus, The Great Gatsby mengeksplorasi tema dekadensi, idealisme, resistensi terhadap perubahan, pergolakan sosial, dan kelebihan, menciptakan potret Zaman Jazz atau Roaring Twenties yang telah digambarkan sebagai kisah peringatan tentang American Dream .

Fitzgerald terinspirasi  saat ia mengunjungi utara Long Island. Dan di sana ia merencanakan novelnya ini, pada tahun 1923. Yang katanya “sesuatu yang baru-sesuatu yang luar biasa dan indah dan sederhana dan berpola rumit.” Fitzgerald menyelesaikan draft pertamanya  menyusul ia pindah ke Riviera Perancis pada tahun 1924. Editornya, Maxwell Perkins, merasa buku itu tidak jelas dan meyakinkan penulis untuk merevisi selama musim dingin mendatang. Fitzgerald berulang kali mengganti tentang judul buku terbaik nya itu dan ia mencoba mencari berbagai alternatif, termasuk judul yang direferensikan karakter Roman Trimalchio.

Pertama kali diterbitkan oleh Scribner pada bulan April 1925, buku terbaik yang ditulis oleh Fitzgerald ini, The Great Gatsby menerima tinjauan yang beragam; pada tahun pertama, buku ini dijual hanya 20.000 eksemplar. Fitzgerald meninggal pada tahun 1940. Ia percaya dirinya telah mengalami kegagalan dan karyanya dilupakan. Namun sejarah berkata lain, novel  The Great Gatsby  mengalami kebangkitan selama Perang Dunia II, dan menjadi bagian dari kurikulum yang dipelajari di Universitas-universitas Amerika dan berbagai panggung drama. Kemudian sempat diadaptasikan ke dalam film di dekade berikutnya. Hari ini, novel The Great Gatsby secara luas dianggap sebagai karya sastra klasik terpenting dan layak diapresiasi. Pada tahun 1998, The Modern Library memasukan  karya The Great Gatsby sebagai salah satu novel terbaik abad ke-20 dan novel berbahasa Inggris terbaik kedua dari periode waktu yang sama.

Pada tahun 1940, Fitzgerald menderita serangan jantung ketiga dan terakhir, dan meninggal dunia dengan pesimis kalau karyanya ini akan dilupakan. obituari di  The New York Times menyebutkan Gatsby sebagai bukti potensi besar yang tidak pernah tercapai.  Namun, apresiasi yang kuat untuk buku telah dikembangkan di kalangan bawah tanah; penulis masa depan Edward Newhouse dan Budd Schulberg yang sangat terpengaruh oleh itu dan John O’Hara menunjukkan pengaruh buku ini dikemudian hari cukup luar biasa. Publikasi dari novel inidalam edisi Edmund Wilson dari The Last Tycoon pada tahun 1941 menghasilkan ledakan komentar, dengan konsensus umum mengekspresikan sentimen bahwa ini salah satu karya abadi dalam fiksi yang patut dikenang.

Review ‘The Critique Of Pure Reason’ Buku Terbaik Bidang Filsafat

Buku The Critique of Pure Reason adalah salah satu buku terbaik bidang filsafat yang ditulis oleh filsuf Immanuel Kant yang dianggap salah satu karya yang paling berpengaruh dalam sejarah filsafat. Dalam kata pengantar edisi pertama Kant menjelaskan apa yang dimaksud dengan kritik nalar murni: “Saya tidak bermaksud dengan ini kritik dari buku dan sistem, tetapi dari fakultas alasan pada umumnya, sehubungan semua pengetahuan setelah itu mungkin berusaha secara independen dari semua pengalaman. ” Berurusan dengan pertanyaan mengenai dasar-dasar dan luasnya pengetahuan manusia, Kant  membangun pemikirannya di atas karya filsuf empiris seperti John Locke dan David Hume, serta dengan mempertimbangkan teori filsuf rasionalis seperti Gottfried Leibniz dan Christian Wolff. Kant menguraikan ide-ide baru pada sifat ruang dan waktu, dan klaim untuk memecahkan masalah yang Hume ajukan mengenai pengetahuan manusia tentang hubungan sebab dan akibat, dan telah menilai kemampuan pikiran manusia untuk terlibat dalam metafisika.

Pengetahuan independen dari pengalaman disebut oleh Kant sebagai “a priori” pengetahuan, sementara pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman disebut “a posteriori”. Menurut Kant, “a priori” pengetahuan mengungkapkan kebenaran yang diperlukan. Laporan yang tentu benar tidak dapat dinegasikan tanpa menjadi palsu. Contoh yang diberikan oleh Kant termasuk proposisi matematika, proposisi “dari pemahaman kerja cukup biasa-nya”,  seperti “Setiap perubahan harus memiliki penyebab”, serta proposisi dari “ilmu alam (fisika)”, seperti sebagai “dalam semua perubahan di dunia material kuantitas materi tetap tidak berubah”. Buku terbaik yang ditulis oleh Kant ini, layak Anda baca.

Kant percaya bahwa ia telah menemukan atribut lain dari proposisi, yang memungkinkan dia untuk membingkai masalah pengetahuan apriori dengan cara baru:. Perbedaan antara “analitik” dan penilaian “sintetik” Menurut Kant, mengatakan bahwa kalimat adalah “analitik” adalah untuk mengatakan bahwa apa yang dinyatakan dalam predikat-konsep kalimat tersebut sudah terkandung (meskipun diam-diam) dalam subjek-konsep kalimat itu. Contoh ia memberikan adalah kalimat, “Semua badan diperpanjang”, yang merupakan “analitik” sejak predikat-konsep ( “diperpanjang”) sudah terkandung dalam-atau “pikiran dalam” – subjek-konsep kalimat ( ” tubuh “). Kant dianggap penghakiman, “Semua badan yang berat” sintetik, karena “saya tidak termasuk dalam konsep tubuh secara umum predikat ‘berat'”.  Oleh karena itu penilaian sintetik menambahkan sesuatu untuk sebuah konsep, sedangkan penilaian analitik hanya menjelaskan apa yang sudah terkandung dalam konsep.

Karakter khas penilaian “analitik” Oleh karena itu bahwa mereka dapat diketahui untuk menjadi kenyataan hanya dengan analisis konsep yang terkandung di dalamnya-atau, alternatif, adalah benar menurut definisi. Sebelum Kant, ia berpikir bahwa semua kebenaran yang diperlukan memiliki karakter yang “analitik”. Kant berpendapat bahwa tidak semua kebenaran yang diperlukan analitik, tetapi beberapa dari mereka adalah sintetis. Buku terbaik yang ditulis oleh Kant, ini terbit pada pertama kali pada tahun 1781, di Jerman. Dan sampai saat ini masih terus dipelajari dan dibaca di seluruh dunia.

Ini Dia Buku Terbaik Bidang Filsafat Sepanjang Masa

Untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang filsafat Barat, Anda harus memahami ajaran dasar dari beberapa filsuf yang paling berpengaruh di dunia. Beberapa pemikir ini mempengaruhi jalannya sejarah dengan kerja kreatif mereka. Mereka telah memberikan warisan melalui buku terbaik yang mereka tulis di bidang filsafat.

Kami telah membuat daftar buku terbaik di bidang filsafat yang setiap orang harus membaca untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai filsafat.

Judul Buku: Republik

Penulis: Plato

Buku The Republik karya Plato ini tak tertandingi dalam cakupan dari semua bidang kehidupan. Sementara Plato membahas masalah-masalah metafisik, ia melakukannya dengan bahasa dan analogi bahwa kebanyakan orang dapat memahami dengan membaca serajin mungkin. Tapi Plato berbicara tentang lebih dari metafisika. Pernikahan, musik, perang, raja-raja, prokreasi dan banyak lagi semua topik diskusi untuk dialog Plato.

Judul buku: Etika Nicomachean

Penulis: Aristoteles

Dalam buku Nicomachean Ethics, pertanyaan-pertanyaan Aristoteles cukup membimbing mengenai,  Apa yang terbaik bagi manusia? Jawabannya adalah kebahagiaan, tapi ia berarti, bukan sesuatu yang kita rasakan, melainkan semacam khusus baik dari kehidupan. Kebahagiaan terdiri dari kegiatan di mana kita menggunakan kapasitas manusia terbaik, baik orang-orang yang berkontribusi dan berkembang sebagai anggota masyarakat, dan orang-orang yang memungkinkan kita untuk terlibat dalam kontemplasi seperti dewa.

Judul buku: Sejarah Filsafat Barat  

Penulis: Bertrand Russell

Sejak penerbitan pertamanya pada tahun 1945, karya Russell ini  Sejarah Filsafat Barat telah sangat  diakui sebagai karya satu volume filsafat  yang luar biasa pada subjek-tak tertandingi dalam kelengkapan nya, kejelasan, pengetahuan, kejeniusan dan juga kecerdasannya dalam menganalisis sebuah sejarah filsafat yang panjang dan berliku di dunia barat. Ini salah satu buku terbaik karya Russell.

Judul buku: Beyond Good and Evil

Penulis : Nietzsche

Posisi Nietzsche sebagai filsuf Eropa sangat besar pengaruhnya hingga sampai saat ini.  secara dramatis menolak tradisi pemikiran Barat. Buku ini akan memberikan kita tentang sebuah persepsi yang berbeda mengenai sesuatu moralitas yang selama ini ada.

Judul Buku:Descartes: Meditations on First Philosophy

Penulis: Rene Descartes

Buku ini terdiri dari enam meditasi, di mana Descartes membuang pertama semua keyakinan dalam hal-hal yang tidak benar-benar yakin, dan kemudian mencoba untuk membangun apa yang dapat diketahui pasti. Meditasi ditulis seolah-olah sedang bermeditasi selama 6 hari: setiap meditasi mengacu pada yang terakhir sebagai “kemarin”.

Judul buku:The World as Will and Representation

Penulis: Arthur Schopenhauer

Anda akan menemukan karya ini menjadi salah satu karya terbesar yang pernah ditulis. Bagi saya, mungkin ini adalah akhir dari filsafat; jawaban yang baik untuk pertanyaan-pertanyaan saya yang  selalu bergumul. Suatu hal yang penting untuk diingat tentang Schopenhauer. konsepnya tentang kehendak, ketika sepenuhnya memahami, sangat kuat dan sangat sederhana.