Strategi Cerdas Beli Novel Online

Bagi orang yang memiliki banyak waktu luang, mereka seringkali menyempatkan diri untuk membaca buku. Beberapa ibu rumah tangga yang sedang menanti pulangnya suami dari kerja, kadang suka membaca buku resep, tips-tips kesehatan, juga ada yang membaca novel-novel yang dapat menyegarkan pikiran. Dengan begitu, waktu berjam-jam untuk menunggu tidak akan terasa. Sejak perkembangan dunia digital dimulai, banyak kegiatan transaksi jual beli yang dilakukan secara online, termasuk bisa beli novel online.

Penjualan buku tidak hanya di toko-toko buku saja, namun sudah merambah dunia online. Semua bisa dibeli serba online dan dibuka dimanapun dan kapanpun. Tidak hanya satu toko buku online, namun ratusan bahkan ribuan situs yang menjual buku di dunia ini. Belum lagi yang berjualan lewat facebook, path, line, dan instagram.

Kadang pembeli juga mencari di beberapa situs resmi penjualan buku. Ada kalanya pembeli merasa bingung untuk membeli di situs apa. Situs-situs resmi penjual buku online kadang mematok harga yang lebih tinggi daripada buku yang dijual lewat instagram, facebook, atau path. Namun membeli lewat media sosial juga menimbulkan rasa waspada, karena tidak terdapat pembayaran melalui pihak ketiga, singkatnya tidak trusted.

Banyak sekali kasus transaksi di dunia maya yang membuat penjual atau pembeli menjadi korban. Berikut ini beberapa strategi yang dapat diterapkan para pembeli saat beli novel online di media sosial, yakni:

  1. Jangan tertipu dengan followers akun yang banyak dan di gembok atau di private. Online shop seperti ini kadang bisa saja menipu. Karena bisa saja, mereka membeli akun sosmed yang sudah memiliki banyak follower, bukan mendapatkannya sendiri saat berjualan.
  2. Untuk toko buku online, carilah akun yang memajang display foto buku dari hasil foto sendiri, bukan foto yang diambil dari Google. Dan pastikan buku tersebut masih di segel dengan rapi dan tidak ada lipatan aneh pada bagian covernya.
  3. Hubungi dan banyaklah bertanya pada sang penjual melalui WA, dan sebaiknya hindari melakukan chatting melalui bbm atau line. Jika melalui WA, nomor customer kemungkinan kecil untuk di blok oleh penjual. Namun chatting lewat bbm atau line, sama saja memudahkan penjual untuk memblok customer jika dia tak ingin lagi chattingan dengan customer. Untuk itu usahakan mencari penjual yang memiliki WA, karena biasanya lebih trusted.
  4. Mintalah foto produk yang baru dan dikirimkan khusus untuk memastikan dia benar-benar memiliki barang tersebut. Jika dia malah marah-marah dan tak mau memberi, patut di curigai.
  5. Jika hendak membeli novel baru bukan preloved alias bekas, maka pastikan novel yang akan dibeli memang baru dan tersegel.
  6. Untuk pembelian dengan nominal rupiah yang banyak, lebih dari 300 ribu misalnya. Pakailah sistem DP di awal, dan sisanya akan di transfer setelah barang tiba pada customer.
  7. Mintalah foto resi yang jelas setelah mentransfer uang, dan kemudian ceklah di situs pengecekan nomor resi beberapa kurir. Jangan asal percaya dengan resi dan tidak mengecek, hal tersebut sama saja ceroboh.

Baca Juga : Ini kelebihan dari beli novel online

Cara ini dianggap lumayan mujarab untuk mengurangi kemungkinan tertipu oleh olshop saat beli novel online. Janganlah mudah percaya dengan akun-akun yang memiliki banyak followers. Bahkan akun terpercaya saja bisa menipu sewaktu-waktu. Jika penjual sering marah karena customer bertanya macam-macam, maka tidak usah jadi membeli di olshop tersebut. Sudah banyak kasus penipu penjual novel online.

May 23, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *