Resensi Buku Kesehatan ‘The China Study’

The China Study adalah sebuah buku kesehatan yang ditulis oleh T. Colin Campbell, Jacob Gould Schurman Profesor Emeritus dari Biokimia Nutrisi di Universitas Cornell, dan putranya Thomas M. Campbell II, seorang dokter. Buku ini terbit  pertama kali  di Amerika Serikat pada bulan Januar, 2005 dan telah terjual lebih dari satu juta kopi pada bulan Oktober 2013, membuatnya menjadi salah satu buku terlaris di Amerika tentang kesehatan.

Buku kesehatan The China Study ini meneliti hubungan antara konsumsi produk hewani (termasuk susu) dan penyakit kronis seperti penyakit jantung koroner, diabetes, kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus. Para penulis menyimpulkan bahwa orang yang makan seluruh makanan tanaman berbasis vegan diet-menghindari semua produk hewani, termasuk daging sapi, babi, unggas, ikan, telur, keju, dan susu, dan mengurangi asupan makanan olahan dan karbohidrat.  Akan mengurangi perkembangan berbagai penyakit. Mereka menulis bahwa “makan makanan yang mengandung kolesterol setiap atas 0 mg tidak sehat”.

Buku ini merekomendasikan paparan sinar matahari atau suplemen diet untuk menjaga kecukupan tingkat vitamin D, dan suplemen vitamin B12. Mengkritik diet rendah karbohidrat, seperti diet Atkins, yang meliputi pembatasan persentase kalori yang berasal dari karbohidrat Para penulis buku kesehatan The China Study ini melakukan pendekatan reduksionis untuk mempelajari gizi, dimana nutrisi tertentu disalahkan untuk penyakit, sebagai lawan untuk mempelajari pola gizi dan interaksi antara nutrisi.

Ide untuk studi ini dimulai pada 1980-1981 selama diskusi antara T. Colin Campbell di Cornell dan Chen Junshi, Deputi Direktur Institute of Nutrition and Food Hygiene di Chinese Academy of Preventive Medicine. Mereka kemudian bergabung dengan Richard Peto dari University of Oxford-Profesor Statistik Medis dan Epidemiologi pada 2012 dan Li Junyao dari China Cancer Institute.

Baca Juga: 6 Tips Hidup Sehat

Pada tahun 1983 dua daerah yang dipilih secara acak di setiap dari 65 kabupaten pedesaan di Cina, dan 50 keluarga yang dipilih secara acak di setiap desa. Kebiasaan makan satu anggota dewasa dari setiap keluarga diperiksa, sebagian laki-laki, sebagiannya wanita sdan hasilnya dibandingkan dengan tingkat kematian pada mereka di kabupaten tersebut dari seluruh 48 bentuk kanker dan penyakit lainnya selama 1973-1975.

Sanjay Gupta, koresponden kepala medis CNN, mengatakan dalam dokumenter The Last Heart Attack pada 2011 bahwa  buku kesehatan The China Study telah mengubah cara orang di seluruh dunia makan.

The New York Times telah mengakui studi pada buku ini sebagai “Grand Prix epidemiologi” dan “studi paling  besar yang komprehensif yang pernah dilakukan tentang hubungan antara diet dan risiko pengembangan penyakit.” Buku ini layak dibaca bagi mereka yang ingin mengetahui segala resiko pengembangan penyakit dan pola makan yang baik.

February 8, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *