Para Filsuf yang Menjadi Dasar Berbagai Buku Filsafat Dunia

Buku filsafat adalah salah satu genre buku yang sering disebut sebagai buku berat bagi sebagian besar masyarakat. Buku ini mengandung berbagai pemikiran atau ide-ide baik rasional maupun radikal. Meski begitu, bagi para penggemar filsafat, membaca buku bergenre ini bisa menumbuhkan ide yang mendasari pengambilan keputusan hingga penciptaan banyak karya lainnya. Sama dengan para filsuf jaman dahulu yang menjadi penemu atau pencetus ide berbagai hal yang sampai saat ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Siapa saja para filsuf yang idenya sering digunakan sebagai dasar pembuatan undang-undang hingga mendasari terciptanya banyak buku filsuf lainnya? Berikut ini nama-nama filsuf terkenal di seluruh dunia.

Para Filsuf yang Menjadi Dasar Berbagai Buku Filsafat Dunia

  • Plato.

Merupakan filsuf besar dari negara Yunani. Plato terkenal akan Trias Politica yang juga digunakan di Indonesia yaitu adanya kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif dalam menjalankan kekuasaan negara. Sekolah filsafat yang dimiliki Plato merupakan sekolah filsafat yang mencetak banyak filsuf baru termasuk muridnya yang juga terkenal yaitu Aristoteles.

  • Aristoteles.

Sebagai murid Plato, Aristoteles justru lebih menyukai ilmu ilmiah dibandingkan pemerintahan. Hal ini dipengaruhi oleh ayah Aristoteles yang seorang tabib terkenal. Aristoteles banyak memberikan pengaruh pada dunia biologi dan sains. Ia juga menjadi guru dari Alexander the great dan menghasilkan banyak pemikiran baru seperti klasifikasi tanaman dan dalam dunia kedokteran.

  • Rene Descartes.

Berasal dari negara Perancis, Nama Descartes banyak menjadi dasar bagi terciptanya buku filsafat modern. Ia berpendapat bahwa ilmu pengetahuan bisa didapatkan dari sebuah kenyataan atau dari bukti yang kuat sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Hal inilah yang menciptakan pemikiran rasionalisme dimana sebelumnya banyak pendapat mengenai kemungkinan yang bisa dijadikan dasar dari ilmu pengetahuan

  • Konfusius.

Bagi mereka yang tinggal di Asia Timur seperti China, Jepang dan Korea, nama Konfusius sangatlah terkenal seperti seorang nabi. Konfusius memberikan gagasan mengenai moral dan kehidupan sosial sehingga kerap dianggap sebagai seorang guru besar yang sangat dihormati. Ajaran dari Konfusius sendiri telah menjadi sebuah agama dengan nama Kong Hu Cu yang dianut oleh sebagian besar warga Tiongkok termasuk yang tinggal di Indonesia.

Selain nama-nama filsuf terkenal di atas, masih banyak lagi filsuf lainnya yang mendasari ilmu filsafat saat ini. Sebuah filsafat bisa menghasilkan pemikiran atau gagasan untuk menjalankan pemerintahan, dunia kesehatan hingga sosialisasi untuk menyelaraskan kehidupan masyarakat. Dari pemikiran dasar tersebut, banyak buku filsafat tercipta untuk literatur karya baru yang lebih modern. Bagi Anda yang mempelajari ilmu filsafat, ada baiknya memiliki koleksi buku yang mempelajari karya filsafat nama-nama besar tersebut untuk bisa menjabarkannya atau menggunakannya dalam menemukan ide lain sesuai dengan perkembangan jaman sekarang.

September 19, 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *