Koleksi Buku Psikologi Cetak Atau Ebook Ya

Kamu melihat mahasiswa yang menempuh pendidikan di jurusan psikologi tentunya akan sering menjumpai mereka dengan bacaan yang sangat besar, bahkan satu buku psikologi bisa jadi dapat dijadikan 2 atau 4 buku ilmu pengetahuan yang lainnya. tak memungkiri bahwa ternyata bidang kajian yang satu ini sangat rumit, bahkan bagi yang bukan mahasiswa ilmu psikologi tak akan mengerti apa isinya hanya dengan sekali membaca buku tersebut.

Koleksi buku pada saat kuliah mulai dari awal pembelajaran memang sangat penting, mengingat ini akan sangat membantu Anda saat nanti menginjak tahun-tahun terakhir khususnya dalam lakukan skripsi. Tugas paling akhir yang juga terkadang membuat sebagai orang harus rela memperpanjang pendidikannya di perguruan tinggi karena tak kunjung selesai, tak bisa dipungkiri karena memang syarat utama untuk bisa meninggalkan kampus Anda dan menyandang gelar sarjana adalah meninggalkan sebuah laporan penelitian, tentunya harus menarik dan memiliki nilai pendidikan.

Baca disini: Pentingnya buku psikologi mengenali sifat/kepribadian

Nah koleksi buku psikologi sekarang ini dapat dengan mudah kamu cari secara online, tak hanya sistem pembeliannya saja, mengingat tak jarang ada tawaran ebook yang bisa dengan mudah kamu akses, tak harus membawa dalam jumlah yang banyak bukan, karena semua datanya dapat kamu simpan secara langsung dalam satu perangkat bahkan praktis untuk dibawa kemana-mana, namun ternyata buku secara langsung jauh lebih menguntungkan dibandingkan elektronik, ini alasannya, yaitu:

1. Memudahkan kamu dalam mencari bahan atau bab, saat menggunakan ebook tentunya kamu bingung harus scroll hingga bagian mana, namun tidak dengan buku dalam bentuk kertas, mana bab yang kamu rasa penting dapat langsung ditandai dan dibuka kapan saja.

2. Terlalu sering membaca dalam perangkat gadget tak baik bagi kesehatan mata, perangkat yang mengeluarkan cahaya ini tentunya memiliki radiasi, apalagi jika sudah terlalu lama digunakan, maka ada kemungkinan mata juga akan mengalami kerusakan saat terlalu sering melihatnya.

3. Membaca di perangkat elektronik lebih mudah membuat bosan dibandingkan buku secara langsung, tak jarang yang tidur saat terlalu lama berada di depannya.

4. Saat perangkat untuk menyimpan Anda terserang virus atau hilang maka semua yang sudah kamu koleksi juga akan menghilang, apalagi bentuknya hanya aplikasi biasa tentunya tak akan bisa ditemukan kembali.

5. Terkadang untuk beberapa orang sangat sulit memahami bahan bacaan yang ada dalam sebuah gadget, karena memang ada kebiasaan membaca sms atau pesan chatting yang secara khusus otak akan merekamnya untuk dilupakan, berbeda dengan bacaan yang ada dalam buku, apalagi saat kamu mencatat lagi bagian-bagian pentingnya maka tak akan mudah dilupakan.

Jadi apakah kamu ingin mengoleksi buku psikologi dalam bentuk cetakan atau sekedar ebook saja?. [baca juga: mencari buku psikologi, tak sekedar mencari cinta].

Be Sociable, Share!
July 26, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *