Cara Menyenangkan Mengenalkan Agama Islam Pada Anak dengan Pedoman Buku Agama

Agama merupakan pedoman untuk bisa menjalankan kehidupan dengan baik. Tanpa adanya agama, maka hati, pikiran dan kehidupan akan terasa hampa karena tanpa adanya tujuan. Agama juga harus diajarkan kepada anak sejak dini sehingga anak pun bisa mengenal Tuhan-nya sejak kecil. Anda bisa membaca buku agama sebagai panduan dalam mengajarkan agama kepada anak mengingat orang tua adalah media pendidikan utama yang diterima oleh anak.

Sebelum bisa mengajari anak terkait agama, maka ada baiknya jika pengetahuan agama yang Anda miliki pun harus lebih baik. Hal ini bisa dilakukan dengan Anda belajar lagi terkait agama dari kajian atau bisa juga berdasarkan buku agama. Berikut ini beberapa tips untuk mengajarkan agama kepada anak sejak dini secara menyenangkan:

  • Mengajarkan agama dengan bermain

Dalam usia yang masih kecil, otak anak sudah mampu menerima berbagai macam informasi. Dalam hal ini penyampaian informasi pun harus mudah diterima anak sehingga Ia lebih mudah mengerti. Anda bisa mulai dengan memperkenalkan siapa itu Allah, siapa itu Nabi, siapa itu Rasulullah kepada anak. Anda bisa menjadikan dongeng sebagai cara terbaik sehingga anak mau mendengarkan dengan saksama.

  • Mulai dengan contoh sederhana

Gunakan agama dalam contoh sederhana di dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak mudah memahami. Selain itu, Anda juga bisa mulai mengenalkan dengan doa-doa keseharian sehingga anak bisa mulai mengenal bagaimana berdoa.

Baca Juga: 3 Manfaat Baca Buku Agama

  • Menjadi contoh untuk anak

Cara ini merupakan cara yang paling efektif namun memang sulit dilakukan. Berikan contoh bagaimana mengamalkan agama dengan perilaku keseharian Anda karena anak akan menerima informasi lebih baik ke otaknya lewat perilaku orang tua dan sekitarnya. Jika Anda selalu shalat tepat waktu, maka anak akan mengikuti. Jika Anda selalu berdoa sebelum makan, maka anak juga akan ikut berdoa. Mengajarkan dengan praktik semacam ini akan lebih mengena ke otak anak dan akan terpatri hingga Ia dewasa nantinya.

  • Konsisten

Pemahaman anak di usia dini memang masih belum cukup baik. Namun kemampuannya dalam mengingat sangatlah bagus sehingga Anda juga harus bisa mengajarinya secara disiplin dan konsisten. Hindari untuk marah ketika anak melakukan kesalahan karena anak akan takut untuk kembali belajar tentang agama nantinya.

Selain itu, ajaklah anak ke tempat ibadah sesekali waktu atau sering pun lebih baik. Ajak anak ke masjid ketika shalat berjama’ah, ajak juga anak saat ada kajian dan lainnya yang memungkinkan anak untuk bisa lebih mengenal agama. Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan sungkan untuk bertanya kepada orang yang lebih tua atau lebih pandai dalam hal ini. Selain itu tambahkan informasi dengan buku agama sehingga ilmu yang dimiliki lebih banyak lagi.

 

May 8, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *