Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar dan Tepat

Dalam dunia kepenulisan, baik berupa buku maupun kepenulisan yang mana tulisan tersebut bukan dari pemikiran diri Anda sendiri atau Anda mendapatkan sumber dari berbagai tempat misalnya seperti internet maupun pada buku, tentu Anda wajib untuk mencantumkan daftar pustaka pada buku yang nantinya akan Anda buat. Hal ini bertujuan agar Anda tidak menjadi seorang plagiat. Plagiat merupakan situasi yang dapat terjadi karena pada penulis tidak mencantumkan sumber yang aslinya dari tulisan yang telah dibuatnya.

Dalam hal memasukan sumber yang asli dalam tulisan Anda pun juga suatu keharusan yang dapat dipenuhi dengan baik jika memang Anda mengambil tulisan yang bukan dari pemikiran Anda sendiri. Di balik hal tersebut, maka dalam hal mencantumkan sumber pun ternyata juga tidak asal mencantumkan sumber saja, karena di dalam tata kepenulisan yang benar pun telah di tetapkan beberapa hal yang harus Anda perhatikan dengan sebaik mungkin.

Ada banyak hal yang wajib Anda perhatikan dengan benar ketika Anda akan membuat sebuah daftar pustaka yang benar dan juga tepat, hal yang harus Anda perhatikan adalah perihal urutan serta tanda bacanya. Meskipun hal ini dianggap sebagai salah satu cara yang memberi kesan mudah, namun pada kenyataannya banyak orang yang mengalami kesalahan dalam hal menerapkan penulisannya yang benar pada akhir tulisannya. Sehingga agar Anda terhindar dari kesalahan serta kesulitan yang ada, maka alangkah baiknya jika Anda memperhatikan hal di bawah ini:

  • Nama.

Pada nama penulis di tulis di awal. Tulislah nama belakang penulis terlebih dulu lanjutkan dengan tanda koma dan barulah Anda mencantumkan nama depan dan tengah dari penulis buku. Apabila buku memiliki penulis lebih dari 2 orang, maka hanya penulis pertama yang namanya di balik, dan untuk penulis ke dua dan seterusnya tidak perlu di balik.

  • Tahun terbit.

Setelah nama, maka Anda dapat mencantumkan pada tahun dari terbitnya buku tersebut.

  • Judul dari buku.

Anda dapat menulis judul buku dengan lengkap dan untuk penulisan judul italic atau miring.

  • Kota dan mana penerbit.

Dahulukan menulis nama kota, dan barulah diikuti dengan nama penerbit jangan lupa untuk membatasinya dengan tanda titik dua.

Banyak sebagian orang yang menyepelekan penulisan pada daftar pustaka yang mana hal ini terlihat sangatlah mudah, namun bagi orang yang tidak terbiasa dalam hal menulis, maka hal ini pun juga menjadi sumber kesulitan bagi para penulisnya. Oleh sebab itulah agar Anda tidak dianggap sebagai seorang yang plagiat, maka jangan pernah melupakan untuk mencantumkan penulis aslinya pada lembar terakhir yang ada di tulisan Anda.

Be Sociable, Share!
September 15, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *