Biografi Osama Tezuka ‘Dewa Buku Komik Dunia’

Osamu Tezuka lahir  3 November 1928 – wafat 9 Februari 1989 adalah seorang seniman buku komik Jepang. Kartunis, animator, produser film, dokter dan aktivis. Lahir di Prefektur Osaka, dia adalah seniman komik terbaik dunia yang dikenal sebagai pencipta seri manga Astro Boy, Kimba the White Lion, Black Jack dan Phoenix.  Osamu Tezuka sering mendapat julukan sebagai “bapak manga”, “godfather manga” dan “dewa manga”. Selain itu, ia sering dianggap orang Jepang yang setara dengan Walt Disney. Salah satu sosok yang juga menginspirasi Tezuka di awal-awal karirnya.

Osamu Tezuka adalah anak tertua dari tiga anak di Toyonaka City. Ibunya sering menghiburnya dengan mengatakan kepadanya untuk melihat ke langit biru, memberinya kepercayaan diri. Cerita ibunya tersebut menginspirasi kreativitasnya juga. Tezuka dibesarkan di kota Takarazuk, Hyōgo dan ibunya sering membawanya ke Theatre Takarazuka. The Takarazuka Revue dikenal untuk musikal romantis biasanya ditujukan untuk penonton wanita, sehingga memiliki dampak besar pada karya-karya selanjutnya dari Tezuka, termasuk desain kostum nya. Dia mengatakan bahwa dia memiliki “semangat nostalgia” mendalam bagi Takarazuka.  Tezuka mulai menggambar buku komik sekitar tahun kedua sekolah dasar.

Osamu Tezuka adalah keturunan dari Hattori Hanzō, seorang ninja terkenal dan samurai yang setia melayani Tokugawa Ieyasu selama periode Sengoku di Jepang. Anaknya Makoto Tezuka menjadi seorang sutradara film dan anime. Tezuka memandu banyak seniman manga terkenal seperti Shotaro Ishinomori dan Go Nagai.

Tezuka bertemu Walt Disney secara pribadi di 1964 New York World Fair. Yang tertulis dalam entri buku harian pribadinya, Tezuka menyatakan bahwa Disney ingin mempekerjakan dia untuk proyek fiksi ilmiah yang potensial. Tezuka adalah seorang penggemar Superman dan ia adalah ketua kehormatan dari Superman Fan Club di Jepang.

Baca Juga: Richard Philips Feynman: Sosok Dibalik Pembuatan Konsep Teknologi Nano

Tezuka adalah seorang agnostik, tapi dimakamkan di pemakaman Budha di Tokyo. Tezuka meninggal karena kanker perut pada 9 Februari 1989 di Tokyo.  kata-kata terakhirnya adalah:. “! Aku mohon padamu, biarkan aku bekerja”. Ia berbicara dengan seorang perawat yang telah mencoba untuk mengambil peralatan gambarnya.

Kota Takarazuka, Hyōgo, di mana Tezuka dibesarkan, membuka sebuah museum untuk mengingat karya dan jasanya dalam dunia buku komik Jepang. Juga sebuah perangko menerbitkan untuk menghormatinya pada tahun 1997. Juga, dimulai pada tahun 2003, perusahaan mainan Jepang Kaiyodo mulai memproduksi serangkaian patung-patung ciptaan Tezuka, termasuk Princess Knight, Unico, Phoenix, Dororo, Marvelous Melmo, Duta Besar Magma dan banyak lainnya. Sampai saat ini tiga seri patung-patung tersebut telah dirilis.

Warisannya terus dihormati di kalangan seniman Manga dan animator. Artis seperti Hayao Miyazaki (Spirited Away) dan Akira Toriyama (Dr. Slump dan Dragon Ball) menganggap Tezuka sebagai inspirasi bagi karya-karya mereka.

Be Sociable, Share!
February 15, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *