5 Media Tanam Hidroponik Favorit paling Sederhana

media tanam hidroponik

Siapa yang tak kenal dengan bertanam hidroponik? Belakangan, bertanam hidroponik merupakan salah satu alternatif bercocok tanam yang sangat digemari untuk kamu yang ingin bercocok tanam namun hanya memiliki lahan yang sedikit. Tamanan Hidroponik adalah tanaman yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Kelebihan lain dari bertanam hidroponik adalah media tanam hidroponik yang sederhana.

Media tanam hidroponik yang sederhana tentu saja memudahkan pemula yang ingin mencoba untuk bertanam hidroponik. Nah, jika kamu merupakan salah satu yang tertarik untuk membuat tanaman hidroponik, kamu bisa mencoba beberapa cara membuat media tanam hidroponik sederhana di bawah ini

1. Pasir

Pasir – media tanam hidroponik

Media tanam hidroponik pertama yang paling sederhana dan mudah didapatkan di sekitar rumahmu adalah Pasir. Pasir bisa dibilang merupakan media tanam hidroponik yang paling sering digunakan. Salah satu alasannya adalah bobot pasir cukup berat dan mampu menopang tanaman dengan baik. Selain itu pasir juga memiliki pori-pori yang cukup banyak sehingga lebih cepat basah dan kering. Kelebihan lainnya adalah pasir dapat menghasilkan sirkulasi udara yang baik untuk pertumbuhan akar tanaman, jadi tanamanmu akan tumbuh subur dengan lebih cepat.

2. Kerikil

kerikil | media tanam hidroponik

Kerikil menjadi salah satu media tanam hidroponik yang penggunaannya hampir sama dengan pasir ataupun tanah. Kerikil diperuntukkan agar tanaman yang tumbuh dapat memperoleh ruang yang cukup untuk akar sehingga akar dapat tumbuh dengan optimal. Kerikil sebagai media tanam hidroponik ini biasanya digunakan pada cara bertanam hidroponik dengan sistem NFT, dimana aliran air dibiarkan mengalir ke akar tanaman. Namun kekurangan dari kerikil adalah tidak mampu mengikat air sehingga air hanya mengalir di perakaran.

3. Pecahan Genting atau Batu Bata

media tanam hidroponik

Selanjutnya, media tanam hidroponik yang bisa kamu gunakan adalah pecahan genting dan batu bata. Pecahan genting atau batu bata tentu saja merupakan salah satu jenis media tanam hidroponik yang tergolong murah dan sangat mudah didapatkan. Kelebihan yang dimiliki oleh media ini adalah memiliki kemampuan pengairan dan aerasi yang baik. Selain itu, media ini juga memberikan dukungan yang memadai untuk pertumbuhan akar. Namun kelemahan media batu bata dan genting tidak memiliki kandungan hara yang cukup. Jadi kamu harus menambahkan pupuk atau mengombinasikannya dengan media tanam lain.

4. Rockwool

Rockwool | media tanam hidroponik

Rockwool merupakan salah satu media tanam hidroponik yang cukup populer, alasannya karena rockwool mampu menampung air hingga 14 kali kapasitas tampung tanah sehingga mampu mengoptimalkan peran larutan nutrisi sebagai pupuk cair. Rockwool sendiri berasal dari bebatuan kombinasi dari batuan basalt, batu kapur dan batu bara yang dipanaskan hingga suhu 1.600oC hingga meleleh. Sehingga media ini memiliki perbandingan komposisi antara air dan udara yang tersimpan di dalam media tanam ini lebih seimbang bila dibandingkan dengan media tanam yang lain. Tentu saja hal ini menyebabkan media tanam mampu menyerap larutan nutrisi sekaligus udara lebih banyak dan menyimpannya sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhan akar. Namun dalam pengaplikasiannya media tanam hidroponik ini lebih membutuhkan perlakuan khusus sebelum digunakan sebagai media tanam karena pH yang terkandung di dalamnya lebih tinggi yaitu sekitar 7.8 hingga 8.02.

5. Arang Sekam

Arang Sekam | media tanam hidroponik

Tak mau kalah dengan rockwool, arang Sekam merupakan media tanam hidroponik yang paling banyak digunakan dan paling populer di kalangan pengguna hidroponik. Kelebihan dari media tanam ini adalah adanya kandungan komponen kimiawi seperti protein kasar, kadar air, abu, serat kasar, karbon, oksigen, karbohidrat, hydrogen dan silikon sehingga dalam penggunaannya lebih efisien. Harga arang sekam juga lebih murah bila dibandingkan dengan media tanam lainnya dan lebih mudah ditemukan.

Related posts

3 Kiat Penting untuk Membaca Komik Online One Piece Tanpa Ribet

5 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Mudah Dipelihara

5 Jenis Tanaman Hidroponik yang Cepat Panen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More