5 Novel Islami Romansa Percintaan Terfavorit Sepanjang Masa

Genre percintaan selalu berhasil menjadi daya tarik dari sebuah novel, termasuk dalam novel Islami. terlebih jika pembacanya adalah remaja kisaran 15 sampai 25 tahun. Daftar novel di bawah ini wajib Anda lahap karena selain jalan ceritanya menarik, terdapat hikmah yang dapat dijadikan inspirasi dan motivasi. Inilah 5 novel Islami romansa percintaan terfavorit sepanjang masa

5 Novel Islami Romansa Percintaan Terfavorit Sepanjang Masa

Ayat-Ayat Cinta

Novel ini tidak terbantahkan menjadi novel Islami terbaik sepanjang masa. Terbit di abad 21, novel ini sebagai penanda genre novel Islami menjadi genre paling diminati di Indonesia. Terjual lebih dari 1.000.000, membuat eksistensinya sebagai novel Islami terfavorit sepanjang masa tak terbantahkan.

Novel karya Habiburrahman El Shirazy ini memiliki nilai lebih karena memuat banyak pelajaran Islam, hadist dan ayat al Quran pada beberapa halamannya. Selain itu, jalan cerita yang tidak klise, memikat, dengan gaya penulisan yang epik menjadikannya semakin fenomenal.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Novel karya Buya Hamka ini bahkan telah diangkat kedalam layar lebar. kisah cinta di dalamnya tidak klise. Cinta antara dua remaja yang terhalang oleh adat istiadat daerah. Namun, meski Zaenuddin seperti telah putus harapan dengan adat yang memisahkannya dengan Nurhayati, dia bangkit lagi menjadi laki-laki tegar hingga mendapat nama besar.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dalam novel Islami ini, terutama oleh laki-laki agar pantang menyerah karena wanita.

29 Juz Harga Wanita

novel ini mengangkat percintaan yang tidak mempermasalahkan harta atau tahta, tetapi lebih pada akhlaq dan agama. Menggambarkan kesolehahan seorang muslimah dari caranya menanggapi cinta dengan indah, menolak dengan santun, dan menerima cinta dari laki-laki dengan agung.  

Banyak wanita yang terinspirasi untuk menjadi muslimah yang lebih baik lagi setelah membaca novel ini. Novel karya Ma’mun Affany mengandung pesan yang kuat untuk para muslimah lewat sosok Naela.

Diorama Sepasang Albanna

Keistimewaan novel karya Ari Nur ini terletak pada caranya menyampaikan pesan pra nikah dan paska nikah secara sederhana melalui tokoh-tokoh di dalamnya. Perasaan canggung setelah menikah digambarkan dengan sangat baik. Keberhasilan novel ini dapat dikatakan terletak pada isinya yang dapat menggugah pembaca untuk menikah. Penggunaan Bahasa yang sederhana memudahkan pembaca mencerna muatan dakwah di dalamnya.

Istana Kedua

Asma Nadia mengangkat tema poligami dalam novelnya satu ini. Berkisah tentang cinta tiga arah setelah pernikahan dimana polemik antara Istri pertama dan istri kedua menjadi konflik utamanya. Cara penulis memaparkan unsur suami beristri ganda, istri pertama, dan kedua yang cukup berimbang dan objektif patut diapresiasi. Jika Anda ingin tahu dunia pernikahan dengan warna poligami, maka novel ini bisa menjadi rujukan.

Itulah 5 novel Islami romansa percintaan terfavorit sepanjang masa. Masing-masing penulis mempunyai karakteristik yang unik dalam penulisan novelnya sehingga mewajibkan Anda untuk membaca setiap karya yang berbeda.

July 4, 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *